rio coding, money, and traveling

Budget Traveler Guide Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

Bepergian dengan dana minim? Hal ini sering kulakukan. Ini kali kedua aku mendarat di bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Ketika bepergian dengan pesawat, hal yang sering kutanyakan (mungkin jg sebagian orang) adalah bagaimana cara masuk dan keluar bandara. Beberapa bandara ada yang berjarak sangat jauh dari jalan umum, sehingga menjadi masalah bagiku ketika harus terpaksa menggunakan jasa taksi bandara. Sudah menjadi rahasia umum, taksi bandara tarifnya sangat mahal, belum lagi kalau diakal-akali dengan muter-muter jauh kesana kesini alhasil tarifnya menjadi semakin tidak cocok dengan budget yang kusediakan.

Kali ini aku berada di bandara Sultan Syarif Kasim II,

1. Cara Keluar Bandara

Sepertinya untuk keluar bandara, selama dua kali pengalamanku kesini, tidak ada yang mau jalan kaki keluar. Aku berpikir antara mereka malas jalan karena jauh atau gengsi/malu karena tidak ada yang memulai. Hingga akhirnya tadi aku jalan sendirian seorang diri serasa pemilik trotoar sepanjang jalan keluar.

Peta jalan keluar Bandara Sultan Syarif Kasim II

Dimulai dari lingkaran merah di kiri bawah gambar diatas. Ketika keluar dari penerbangan domestik, aku biasanya sampai dititik itu. Dari tempat itu menyeberang ke arah panah merah (menyeberangi tempat taksi berjejer menunggu penumpang) menuju tempat parkiran. Sesampai di tempat parkiran ikuti terus panah merah tersebut, menuju arah mesjid untuk menghindari jalan aspal yang tidak ada trotoarnya.

Lalu sampai di ujung panah merah, mulai dari jalan tersebut (ujung panah merah) sampai ujung seluruh jalan ditandai area hijau terdapat trotoar, bisa berjalan kaki, jaraknya memang relatif jauh/dekat sekitar satu kilometer tergantung niat. Bagi yang tidak bersedia jalan, sangat tersedia banyak sekali taksi di pintu keluar kedatangan domestik dengan harga yang bervariasi (bervariasi mahal hahahhh).

Sampai diujung trotoar, menyeberang ke alfamart atau indomaret yang ada di lingkarang biru. Memang menyeberang disini cukup sulit karena jalan yang bergitu besar, tapi kembali lagi semua tergantung niat, kalian juga bisa memesan taksi untuk menyeberang jalan jika sangat malas menyeberang.

Sesampainya di alfamart atau indomaret, barulah aku memesan Gojek.

Akhirnya uangku aman dan aku sampai pada tujuan.

2. Cara Masuk Bandara

Pesen Gojek aja, Gojek motor dan mobil bisa masuk ke bandara, yang gabisa tuh mengambil penumpang dari bandara. Tadi mamang Gojek juga cerita kalau taksi Bluebird juga udh gabisa masuk bandara lagi katanya krn join sama Gojek.

3. Kuliner dalam Bandara

Selama ini aku hanya pernah mencoba dua tempat makan/minum di dalam bandara ini, yaitu Thai Tea dan A&W, harganya standar bandara, rootbeer A&W (pake float cream) harganya 22.5rb, thai tea kisaran 20rb. Rasanya ga ada yang murah di dalam bandara ini (relatif ke kantongku), sebaiknya makan dari luar bandara, atau beli makanan dari luar bandara bawa ke dalam, kecuali kalian seorang royal traveler, ya bisalah makan di dalam aja.